Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Indonesia sejak dulu terkenal dengan keramah tamahan penduduknya dan budaya gotong royongnya. Namun sekarang di alam globalisasi ini gotong royong pada masyarakat kota sudah perlahan-lahan hilang. Contoh kecilnya, ketika dilingkungan RT akan diadakan kegiatan gotong royong untuk membenahi musholah, bisa dipastikan bahwa yang datang pada kegiatan gotong royong ersebut hanya segelitir orang saja. Biasanya masyarakat kota akan lebih memilih untuk memberikan sumbangan berupa rokok, kopi dan sebagainya dari pada harus datang pada kegiatan gotong royong. Alasan yang biasa mereka gunakan adalah pekerjaan yang menumpuk. Padahal kegiatan gotong royong dilakukan pada hari-hari libur, seperti hari minggu. Tetapi tetap saja masyaraka kota akan leih memiih mengorbankan uang nya untuk mewakili kehadirannya dari pada harus mgorbankan sedikit saja waktunya untuk mengikuti kegiatan gotong royong tersebut. Notabene kegiatan gotong royong tersebut bukan hanya semata-mata untuk membenahi musholah tapi juga unuk memper erat hubungan antar tetangga dilingungan dengan masyarakat kota, pada masyarakat desa budaya gotong royong masih melekat, bahkan tak jarang masyarakat desa menganggap bahwa gotong royong juga merupakan suatu tadisi yang tidak bisa hilang begitu saja ditengah alam globalisasi seperti sekarang gotong royong pada masyarakat desa sangat banyak sekali, salah satunya yakn ketika salah seorang dari tetangga akan membangun rumah, maka tetangga yang lain akan melakukan kegiatan gotong royong untuk membantu tetangganya membangun rumah. Kegiatan gotong royong tersebut dilakuan oleh masyarakat desa dengan antusiasmeyang tinggi dan dengan sukarela atau tanpa adanya suatu paksaan. Hal tersebut bisa terjadi karena masyarakat desa beranggapan bahwa tetanga bukan hanya saja orang yang tinggal disekitarnya, tetapi juga merupakan saudaranya, walaupun tidak ada ikatan darah diantara mereka. Masyarakat desa tidak aka`n segan-segan untuk meluangakan waktunya bahkan sampai rela libur kerja demi untuk membantu tetangganya membangun rumah. Lihat Gaya Hidup Selengkapnya
Diunduh dari : Bukupaket.com. Download Download PDF. Full PDF Package Download Full PDF Package. This Paper. A short summary of this paper. 30 Full PDFs related to this paper. Download. PDF Pack. People also downloaded these PDFs. People also downloaded these free PDFs. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Assalammu'alaikum warohmatullahi wabarokatuhHalo teman-teman sekalian, semoga selalu dalam keadaan sehat yaa...Dalam kesempatan kali ini, penulis akan membahas terkait kegiatan sosial yang masih sangat sering dilakukan di lingkungan pedesaan dan sudah jarang ditemukan di perkotaan, apa ya kira-kira? Ya, gotong royong. Kegiatan ini dilakukan di Desa Tangsi Agung, Kecamatan Banding Agung, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Provinsi Sumatera Selatan. Gotong Royong Dewasa ini kita mengetahui bahwa banyak sekali kegiatan di lingkungan sekitar kita yang dapat dikatakan sebagai kegiatan sosial. Kegiatan sosial adalah suatu kegiatan/aktivitas yang sifatnya sosial yaitu mengedepankan nilai kepedulian dan kebersamaan serta jauh dari kata mencari keuntungan ekonomi, dilakukan secara individual ataupun kelompok. Contoh dari kegiatan sosial diantaranya seperti memberi bantuan atau donasi dana, gotong royong, kebersihan bersama, renovasi rumah ibadah, dan lain satu kegiatan sosial yang akan penulis ceritakan di sini ialah kegiatan sosial gotong royong merupakan suatu kegiatan bekerja sama atau saling menolong untuk mencapai suatu hal yang diinginkan. Gotong royong berasal dari kata dalam bahasa Jawa yakni 'gotong' yang berarti mengangkat dan 'royong' yang berarti bersama. Sebagaimana kehidupan warga di Desa Tangsi Agung, kegiatan gotong royong menjadi kegiatan sosial yang paling sering dilakukan, seperti saat membangun jalan, membuat atap rumah warga, kebersihan, dan lain-lain. Salah satu contohnya yakni di Dusun VI, warga setempat bergotong royong mengaspal jalan. Aspal yang digunakan ialah jenis aspal cair/curah, yakni aspal yang biasanya digunakan untuk melapisi jalanan semen/beton. Jalan yang diaspal ini sebelumnya merupakan jalan tanah yang sulit dilalui karena seringkali licin dan becek jika sehabis turun hujan, sehingga hal ini menjadi keresahan tersendiri bagi warga yang ingin lalu-lalang di jalan tersebut. Sebelum di aspal, jalan ini sudah terlebih dahulu di semen pada 4 hari sebelumnya. Dokpri 1 2 Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya Artinya masyarakat kota kurang memperhatikan norma-norma kemasyarakatan. Pandangan hidup masyarakat kota lebih rasional dibandingkan masyarakat desa. Hal itu karena masyarakat kota lebih terbuka dalam menerima budaya baru. Selain itu, laju perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di daerah perkotaan lebih cepat diterima masyarakat. Gotong Royong adalah satu buah aktivitas sosial yg jadi ciri khas bangsa Indonesia dari jaman dahulu dikala sampai waktu ini. layaknya yg tertuang dalam pancasila adalah sila ke- 3 “Persatuan Indonesia”. Tabiat gotong royong yg sudah dipunyai Bangsa Indonesia sejak dulu disaat. Gotong royong ialah keperibadian bangsa & ialah budaya yg sudah berakar kuat dalam kehidupan penduduk. Gotong royong tumbuh dari kita sendiri, prilaku dari penduduk. Rasa kebersamaan ini muncul,dikarenakan adanya sikap sosial tidak dengan pamrih dari masing-masing individu untk menunjang beban yg sedang di Indonesia,kita sanggup menemukan sikap gotong royong ini sebab di negeri lain tak ada sikap ini karena saling acuh tidak acuh kepada lingkungan di sekitarnya. Ini yakni sikap positif yg mesti di lestarikan biar bangsa Indonesia jadi bangsa yg kokoh dan kuat di segala cuma dipedesaan dapat kita jumpai sikap gotong royong,melainkan di daerah perkotaan pula sanggup kita jumpai bersama dengan cara culture,budaya tersebut benar-benar telah di tanamkan sifat ini sejak mungil sampai dewasa. Dikarenakan ini yaitu salah satu cermin yg menciptakan Indonesia bersatu dari sabang sampai merauke, biarpun tidak sama agama, suku dan warna kulit namun kita masih jadi kesatuan yg alah satu budaya bangsa yg menciptakan Indonesia,di puja dan puji oleh bangsa lain lantaran budayanya yg unik dan penuh toleransi antar sesama manusia. Gotong royong merupakan sikap hidup, kiat kerja, & adat yg telah dikenal bangsa Indonesia dengan cara turun-temurun sejak era dulu. Dalam gotong royong, orang menyelesaikan satu buah aktivitas dengan cara bersama-sama bersama saling sharing pekerjaan & saling tolong membantu Dgn bergotong royong, tidak sedikit factor yg sudah dilakukan bangsa kita di musim dulu, mulai sejak dari mendirikan hunian, mengerjakan sawah, menunjang tetangga yg sedang berduka sampai saling bahu membahu berjuang & memproklamasikan kemerdekaan negeri. Bersama bergotong royong, seluruh pekerjaan berat dapat jadi lebih ringan. Kita hidup didunia ini bukan seseorang diri. Yang Merupakan rakyat Indonesia, kita hidup dgn orang lain yang merupakan satu bangsa. Yang Merupakan sesama, bangsa kita miliki maksud yg sama ialah memajukan bangsa ini. Buat mendapatkan maksud tersebut sehingga kita seyogianya senantiasa siap utk bekerja sama bersama semangat gotong royong. Bakal lebih tidak sedikit yg mampu kita capai jika kita laksanakan gotong royong bersama orang lain. Dengan Cara nyata, rutinitas gotong-royong sudah melembaga & mengakar kuat. Ini diwujudkan dalam bermacam macam gerakan keseharian penduduk Indonesia. Khususnya di pedesaan Jawa Barat, praktek gotong-royong, meski condong mengalami penurunan—baik dari segi pandang lingkup kegiatan ataupun jumlah orang yg terlibat—secara umum tetap meraih apresiasi positif dari masyarakat warga. Factor ini tampaknya pun dipengaruhi oleh salah satu karakteristik kusus, merupakan keeratan jalinan sosial yg dipunyai oleh penduduk Jawa. Kegiatan gotong-royong dalam beragam dimensinya memberikan implikasi semangat & value utk saling memberikan jaminan self-guarantying atas hak & kelangsungan hidup antarsesama masyarakat warga yg tetap melekat lumayan kuat di pedesaan. Perihal ini bisa juga diacu sbg salah satu taktik tradisional Sample aktivitas yg sanggup dilakukan dengan cara bergotong royong antara lain pembangunan sarana umum & membersihkan lingkungan lebih kurang. Sikap gotong royong itu selayaknya dipunyai oleh seluruhnya factor atau lapisan warga yg ada di Kota Bulukumba. Dikarenakan, dgn adanya kesadaran tiap-tiap aspek atau lapisan warga laksanakan tiap-tiap aktivitas secara bergotong royong. Dgn begitu segala sesuatu yg dapat dikerjakan akan lebih enteng & serta-merta diselesaikan & tentunya pembangunan di daerah tersebut bakal makin tidak tersendat & maju. Bukan itu saja, tapi dgn adanya kesadaran tiap-tiap factor atau lapisan penduduk dalam mengaplikasikan tingkah laku gotong royong sehingga pertalian persaudaraan atau silaturahim bakal makin erat. Di Bandingkan bersama kiat individualisme yg mementingkan diri sendiri sehingga bakal memperlambat pembangunan di satu buah daerah. Lantaran individualisme itu akan memunculkan keserakahan & kesenjangan diantara penduduk di kota tersebut. Sifat gotong royong di daerah pedesaan lebih menonjol dalam polakehidupan mereka, seperti memperbaiki & membersihkan jalan, atau membangun/ emperbaiki di daerah perkotaan gotong royong bisa dijumpai dalam aktivitas kerja bakti di RT/RW, di sekolah & bahkan di kantor-kantor, contohnya terhadap dikala memperingati hari-hari akbar nasional & keagamaan, mereka bekerja tidak dengan imbalan jasa, dikarenakan demi kebutuhan dengan. Dari sini timbullah rasa kebersamaan, kekeluargaan, tolong mempermudah maka akan terbina rasa kesatuan & persatuan Nasional. Semangat gotong royong didorong oleh a. bahwa manusia tak hidup sendiri melainkan hidup dgn dgn orang lain atau lingkungan sosial; b. terhadap dasarnya manusia itu tergantung terhadap manusia yang lain; c. manusia butuh menjaga jalinan baik bersama sesamanya; & d. manusia butuh menyesuaikan dia dgn anggota penduduk yg lain Referensi dari berbagai sumber. Sebagaimata pelajaran di sekolah, Pendidikan Kewarganegaraan dimunculkan dengan nama mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) berdasar Permendiknas 2 Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi. Menurut ketentuan tersebut Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) adalah mata pela -jaran yang memfokuskan pada pembentukan warga negara yang memahamiKompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Gotong royong merupakan salah satu ciri khas bangsa Indonesia sebagaimana tertuang dalam Pancasila yaitu sila ke- 3 yaitu “Persatuan Indonesia”. Perilaku gotong royong telah lama dimiliki Bangsa Indonesia sejak dahulu kala. Gotong royong merupakan keperibadian bangsa dan merupakan budaya yang telah berakar kuat dalam kehidupan. Gotong royong adalah ciri dari kehidupan bangsa Indonesia yang berlaku secara turun-temurun, sehingga membentuk perilaku sosial yang nyata kemudian membentuk tata nilai kehidupan sosial. Tata nilai yang terbangun di masyarakat menyebabkan gotong-royong selalu terbina dalam kehidupan masyarakat sebagai suatu warisan budaya yang patut dilestarikan. Saya dan rekan tim saya sebagai Mahasiswa Universitas Airlangga tahun 2021 melakukan penelitian melalui sosial media, yaitu Instagram yang rentang umur pengikut media sosial 16 tahun hingga 23 tahun dan wawancara terhadap ketua RT dan RW, Karang taruna, dan masyarakat yang berada di daerah Sidoarjo, Tuban, Kediri, Surabaya, dan Jakarta mengenai keaktifan gotong royong di lingkungan tersebut. Kami menggunakan metode voting serta kuisioner pada penelitian media sosial yang dilakukan. Dari hasil voting daerah Jakarta Timur khususnya lingkup apartemen, masyarakat tidak lagi melakukan gotong royong dikarenakan adanya fasilitas apartemen yang sudah melengkapi untuk menjaga keamanan dan lingkungan apartemen. Untuk daerah Tuban khususnya Puri Tuban Indah, masih melestarikan budaya gotong royong yang rutin terjadwal. Hingga memperoleh gelar daerah terbersih ke-4 di Tuban. Karena program dari RT/RW setempat sangat bagus dengan menarik dasawisma untuk bergotong royong. Lalu Surabaya, berdasarkan wawancara ketua RW Keputih, Sukolilo masih melakukan kegiatan gotong royong dengan lebih sering saat ini membersihkan sungai karena pemukimanya banyak sungai. Kegiatan gotong royong rutin dilaksanakan setiap bulan. Melalui wawancara ketua RT daerah desa Buduran, Sidoarjo masih diadakanya gotong royong rutin satu bulan sekali. Adapun sebagian RT yang memiliki regulasi denda bagi masyarakat yang tidak mau melakukan gotong royong. Saat ini lebih sering melakukan gotong royong membersihkan lingkungan, voging, dan genangan. Selanjutnya, berdasarkan wawancara ketua RT Tertek, daerah desa Pare masih diadakanya gotong royong rutin terjadwal dengan jenis gotong royong menguburkan jenazah, kerja bakti, dan lebih sering saat ini adalah membersihkan selokan. parit. dan lingkungan sekitar. Berdasarkan hasil penelitian wawancara dan diperkuat dengan poling Instagram, budaya gotong royong masih sangat efektif diadakan oleh masyarakat Kota maupun Desa. Gotong royong menurut warga dapat memberikan dampak positif seperti mempererat kekeluargaan, lingkungan menjadi bersih terutama di musim penghujan saat ini gotong royong semakin giat diadakan. Namun, beberapa kota besar seperti wilayah Jakarta, jarang sekali melakukan kegiatan gotong royong. Atas data yang ada, wilayah Jakarta khususnya daerah apartemen jarang diadakan gotong royong. Hal ini karena mayoritas penduduknya pegawai kerja yang dari pagi hingga malam bekerja dan tidak sempat melakukan sosialisasi. Daerah Apartemen hampir dikatakan tidak ada gotong royong karena semua urusan ditanggung petugas Apartemen, seperti saat menyiapkan sholat ied dan lainya. Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
.